Arsitektur
jaringan Client Server merupakan model konektivitas jaringan yang membedakan
fungsi computer sebagai Client dan Server. Arsitektur ini menempatkan sebuah
komputer sebagai Server. Server ini yang bertugas memberikan pelayanan kepada
terminal-terminal lainnya tang terhubung dalam system jaringan atau yang kita
sebut Client. Server juga dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi pakai
berkas (file server), printer (printer server), jalur komunikasi (server komunikasi).
Prinsip kerja pada arsitektur ini sangat sederhana, dimana Server akan menunggu
permintaan dari Client, memproses dan memberikan hasil kepada Client, sedangkan
Client akan mengirimkan permintaan ke Server, menunggu proses dan melihat
visualisasi hasil prosesnya. Sistem Client Server tidak hanya diperuntukkan
bagi pembangunan jaringan komputer skala luas. Sistem ini menggunakan protokol
utama Transmision Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP), sedangkam sistem
operasi yang digunakan antara lain Unix, Linux dan Windows NT.
Arsistektur sisi Client
Arsitekture
ini merujuk pada pelaksanaan data pada browser sisi koneksi HTTP. JavaScript
adalah sebuah contoh dari sisi eksekusi pada client adalah cookie. Karakteristik
dari sisi klien, yaitu :
1. Pihak klien selalu memulai
permintaan/permohonan ke pihak server
2. Setelah mengirim permintaan,
kemudian klien akan menunggu balasan atau jawaban atas permintaannya dari
server
3. Menerima balasan dari server atas
permintaannya
4. Biasanya klien akan terhubung ke
sejumlah kecil dari server pada satu waktu
5. Biasanya berinteraksi langsung
dengan end-user (pengguna akhir) dengan menggunakan user interface (antarmuka
pengguna)
6. Khusus jenis klien mencakup web
browser, email klien dan online chat klien
Arsitektur sisi Server
Arsitektur
ini sebuah sever Web khusus yang bertugas mengeksekusi perintah dengan
menggunakan standart metode HTTP. Misalnya penggunaan CGI script pada sisi
server yang mempunya tag khusus yang tertanam di halaman HTML. Tag ini memicu
terjadinya perintah untuk mengeksekusi. Karakteristik dari sisi server, yaitu:
1. Sebagai penyedia layanan, sisi
server akan selalu menunggu permintaan dari sisi klien
2. Sesuai dengan tugasnya, melayani
dan menjawab permintaan data yang diminta oleh klien
3. Sebuah server dapat berkomunikasi
dengan server lain untuk melayani permintaan klien
4. Jenis server khusus mencakup web
server, FTP server, database server, email server, file server, print server.
Mayoritas dari web layanan tersebut juga merupakan jenis server.
Model – model
arsitektur client server
1.
Arsitektur
Single - Tier (satu lapisan)
Model
single – tier adalah model yang mudah digunakan oleh user dan paling sedikit
memiliki alternatif. Pada model ini semua komponen produksi dari sistem
dijalankan pada komputer yang sama. Kelemahan dari model ini adalah kurang aman
dan kurang memiliki skalabilitas.
2.
Arsitektur
Two – Tier (dua lapisan)
Model
Two – Tier adalah arsitektur yang memiliki sistem user interface lingkungan dan
lingkungan server manajemen database. Pada model ini database dan computer
terpisah maka menyebabkan model ini dapat meningkatkan meseluruhan situs. Model
Arsitektur Two – Tier memiliki keamanan
yang lebih tinggi dan terukur dari model Arsitektur Single – Tier, selain itu
dapat menangani database server secara khusus dan bisnis lingkungan kecil. Kelemahan dari model Arsitektur Two –
Single, yaitu biaya yang mahal, arsitekturnya yang kompleks, dan tidak adanya
pembaruan.
3.
Asitekture
Three – Tier (tiga lapisan)
Model
Arsitekktur Three – Tier menempatkan computer sebagai server dan kemudian
bertugas memberikan layanan pada terminal – terminal lainnya yang terhubung
dalam system jaringan atau client. Server juga bertugas untuk memberikan
layanan file server, printer server, dan jalur komunikasi.
Sumber
: